Wednesday, January 20, 2021

Harapan Yang Dinanti

Kamis malam 21 Januari 2021, mata terasa sulit sekali dipejamkan setelah terbangun dari tidur, saat itu waktu menunjuk sekitar pukul 23, saat terbangun yang terbayang adalah andaikan NIDN yang lagi dalam proses segera keluar, alangkah gembiranya hati orangtuaku, sehingga mimpi-mimpi besar lainnya mulai berani menyelinapi pikiranku

Kenapa NIDN berhasil merampas rasa kantukku? Kurasa banyak hal yang membuatnya berhasil. Pertama adalah itu merupan harapan besar yang saya tunggu sudah beberapa tahun ini, kedua proses mengajukannya sungguh tidaklah mudah. Berkali-kali kami dipanggil ke kampus untuk merevisi persyaratan yang terus-terusan masih salah, dan itu membutuhkan dana yang tidak sedikit menurut saya saat ini, apalagi saat itu saya pernah meninggalkan anak yang lagi kurang enak badan di rumah demi meraih NIDN, seorang ibu pasti merasakan bersalah jika meninggalkan anak yang lagi sakit. Tapi biarlah semua itu adalah perjuangan semoga saja segera terwujud

Sudah larut malam mata juga belum ngantuk, saya tertarik untuk membaca saja agar waktunya bermanfaat. Saya tertarik memilih buku yang berjudul "Anda Ingin Kaya? Cara Religi Meraih Bahagia Dunia Akhirat". Memang judul buku tentang kaya ini cukup banyak menarik minat pembaca, saya yakin yang tertarik membacanya sebagian besarnya orangnya belum kaya 😊😊😊 semoga segera ya Allah, Aamiin

Sebenarnya buku ini sudah saya hatamkan, tapi ingin lagi mengulangi agar ilmunya semakin mantap lagi. Pada bagian awal saya membaca tulisan yang berjudul "Siapkah Anda Menjadi Orang Kaya?" Pertanyaan itu semakin menarik untuk di pahami dengan terus membaca tulisan berikutnya

Yang menarik sekali untuk saya tulis adalah ada "Dua hal yang mesti dipersiapkan untuk menjadi orang yang kaya. Pertama adalah keyakinan, dan yang kedua pemahaman. Keyakinan dan pemahaman adalah kunci untuk melakukan menuju visi yang telah ditetapkan". Ini yang jadi pembelajaran bagi saya, yakin dengan Allah yang Maha Kaya, akidahnya harus mantap dan memiliki pemahaman yang luas tentang apapun, terutama dalam profesi yang diemban. Jika kita telah memiliki akidah yang kuat serta pemahaman atau ilmu yang luas, saya rasa tidak mungkin kekayaan menjauh dari kita. Pasti Allah segerakan kita menjadi seseorang yang kaya raya, kaya ilmu, amal dan dan harta. Dengan demikian semoga kita menjadi bagian dari Kholifah di muka bumi ini, Rahmatal lil'alamiin, Aamiin ya Robb...

Thursday, January 14, 2021

Belajar Berniaga Kepada Allah

Akhir tahun 2020 anugrah luar biasa Allah titipkan padaku, hari rabu tanggal 30 Desember 2020 saya ditelpon oleh pak Firdaus Zuhri yang menjabat sebagai waket II beliau menyampaikan bahwa saya harus datang kerumah pak Toiyibi Ketua  STAI SMQ Bangko hari kamis tanggal 31 Desember 2020 untuk menjemput SK dosen tetap, karena hari kamis kampus libur. Alhamdulillah, Bersyukur tak terhingga setelah mendengar informasi tersebut

Esok paginya saya langsung kerumah pak Ketua, tentunya diantar oleh adik saya M. Azman yang selalu siap membantu saya dalam setiap proses perjuangan. Sampai di sana kami disambut dengan baik dan dihidangkan jamuan, saat kami menikmati hidangan pak ketua menyuguhkan map warna hijau yang berisi SK dosen tetap, saya melihat ada nama saya di sana, ya Allah bahagianya. Cukup lama kami bercerita tentang keluarga, selanjutnya kami izin pamit pulang

Saat di rumah beliau pak ketua bilang hari senin tanggal 4 Januari 2020 saya harus ke Bangko lagi untuk mengurus KIR dokter dan surat keterangan bebas narkoba di rumah sakit Kol Abunjani Bangko untuk mengurus persyaratan NIDN. Ya Allah saya diberikan nikmat yang luar biasa bertubi-tubi, Alhamdulillah. Saya jadi ingat sebuah tulisan di grup MM/Meluas manfaat, menerornya mas Ippho Santosa, sebuah tulisan yang saya ingat saat itu adalah "Jika kita berniaga kepada Allah, kita tidak akan pernah rugi" apapun itu yang penting bermanfaat untuk orang lain

Saya jadi ingat baru-baru ini saya dan kawan-kawan merintis madrasah Diniyah yang berlokasi di dusun Sungai Lempur tercinta, niat kami memang untuk kemajuan anak-anak untuk kedepannya. Bermacam kegiatan kami laksanakan demi memotivasi anak-anak untuk terus mau belajar, kami sebagai guru tak menerima gaji sepeserpun. Tidak bayar saja masih ada yang tidak mau belajar apalagi bayar. Namun kami tetap ikhlas mengabdi untuk masa depan anak-anak

Mungkinkah ini yang dimaksud dengan berniaga dengan Allah tidak akan pernah rugi? Batin saya menjawab tanpa ragu, iya benar ini jawabannya, kami tak pernah menyerah mengajar walau tak dibayar, yang penting mereka mau terus belajar. Alhamdulillah Allah balas dengan dikeluarkannya SK dosen tetap atas nama saya, dilanjut lagi ngurus NIDN. Alhamdulillah

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...