Banyak sekali tulisan yang menginspirasi untuk terus membaca dan menulis, di antaranya saat baca tulisan yang judulnya "Perempuan Buku dan Gaya Hidup" saya tersadarkan saat membaca kalimat berikut "Membuat buku dianggap sebagai menaikkan citra diri. Buku itu cermin kecerdasan. Jika seorang perempuan bisa punya buku yang dituliskan sendiri, secara tidak langsung dia akan punya lebel perempuan cerdas". Ini ungkapan Bu Kusuma dan ibu Ami Haris yang saya gabungkan
Setelah menuntaskan membaca buku ini, saya beranjak mencari buku yang akan dibaca selanjutnya, rasanya tak mau lepas dari buku mumpung punya waktu, ingin sekali meningkatkan citra diri melalui membaca dan menulis yang disampaikan Bu Ami Haris tadi, setelah saya cari buku yang hendak dibaca, pilihan saya jatuh pada buku yang berjudul "Menulis Itu Mudah" karangan Prof Ngainun Naim. Buku ini sangat menarik minat baca saya, selain judulnya menggugah halamannya juga tidak terlalu banyak, walaupun bukunya tidak terlalu tebal namun di awal tulisannya saya sudah terdorong untuk segera mempraktikkan menulis
Saat membaca buku ini posisi saya beragam, dari duduk yang rapi hingga duduk berantakan, bagaimana itu posisi duduk berantakan? Yang pernah berstatus Bumil pasti tau jawabannya 😊 Jika masih terasa nyeri saya coba membaca sambil berbaring, saat berbaring dorongan untuk menulis sangat hebat sehingga menguatkan kaki untuk melangkah mengambil buku dan pulpen, sebenarnya malas untuk bergerak, namun inspirasi untuk menulis jauh lebih kuat, rasa malas akhirnya menyerah
Dari awal menulis ini saya bingung judulnya apa ya? Ah tulis saja dulu nanti semoga saja ada ilham untuk judulnya, entah judulnya nyambung atau tidak dengan isinya saya kurang faham juga, yang jelas saya termotivasi untuk membaca lebih banyak, dan mendapatkan inspirasi menulis yang lebih hebat dari tulisan tersebut.
Sungai Lempur 26-9-2021