Friday, May 29, 2020

Cerita terwujudnya blog Darni

Hari ini tanggal 27 Mei 2020, Pak Dr. Ngainun Naim memotivasi kita semua dengan membagikan buku secara gratis dengan syarat aktif menulis. Sayapun langsung bertanya bagi yang hanya menulis di WA dapat buku gratis juga atau tidak? Selang beberapa menit setelahnya saya menerima chat dari ibu Etik, menawarkan saya mau dibikinkan blog Bu Darni? Reflek saya jawab tanpa malu iya Bu, betapa bahagianya saat itu. Saat Bu Etik dalam proses pembuatan blog untuk saya, ada tawaran dari teman grup Ma'arif Menulis siap membantu saya membuat blog, terima kasih saya ucapkan untuk bapak yang belum sempat saya tanyakan siapa namanya

Bu etik minta identitas saya untuk mulai membuat blog, sebab dengan alamat email sendiripun saya sampai lupa, karena jarang digunakan dan sering gonta ganti email juga soalnya. Setelah mengirim identitas Bu etik mengirim alamat blog, email dan sandinya ke saya. Saya mulai mencoba membuka blog, sampai pusing nyarinya tidak bisa juga, ampun deh gapteknya.

Akhirnya saya nyerah dan minta bantuan pada adik saya bagaimana cara membuka blog sendiri dan menulis di sana. Dia juga belum pernah membuat blog, hanya pernah membuka blog orang lain katanya, tapi dia mau berusaha membantu saya hingga bisa menulis tulisan di sini. Berarti selama ini usaha saya dalam membuat blog masih nol.

Akhirnya Alhamdulillah dan terima kasih tak terhingga saya ucapkan pada yang berhati mulia, telah berkenan membuat rumah tempat saya belajar menulis, semoga bermanfaat dunia dan akhirat amin.

No comments:

Post a Comment

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...