Mungkin karena orang biasa walaupun hidup dalam kurun waktu yang cukup lama bahkan mungkin ratusan tahun, sebenarnya pengalaman satu tahun yang diulang-ulang selama puluhan tahun. Beda dengan orang hebat yang mau berproses dan selalu ada progres setiap hari, Minggu, bulan hingga tahunnya
Saat baca buku, yang buat penasaran pertama adalah daftar isin, lalu jika baca buku antologi yang buat penasaran berikutnya adalah identitas penulis. Dalam hati bertanya ada tidak ya usia penulisnya sebaya denganku? Setelah dicek ternyata yang nulis ada yang jauh lebih muda dariku. Saat itu cita-cita ingin menjadi penulis semakin kuat
Usianya masih muda tapi namanya sudah tertulis dalam daftar isi buku walaupun buku antologi, sementara kamu Darni? Namaku baru tertulis dalam skripsi, dan buku nikah 😊😊😊😊. Semoga nanti bisa terdaftar dalam buku antologi dilanjut buku solo. Ah PD sekali kamu Darni... Biarlah, sampai kapan aku harus berpikir negatif terhadap kemampuan diri sendiri. Setiap kita insya Allah bisa, tapi ya dibarengi dengan upaya ekstra. Semoga
Dulu temanku pernah berkata begini "daerahmu itu jauh dari peradaban, makanya sulit maju". Tercabik-cabik rasanya saat mendengar ucapan itu, aku berusaha menenangkan diri, langsung terpikir olehku orang boleh mengatakan demikian walaupun mungkin itu ada benarnya, tapi tidak sepenuhnya. Kenapa tidak kamu saja yang berusaha memulai perubahan yang lebih baik? Minimal dari desamu dulu. Baiklah, semoga
Jambi, 05 Juni 2020
Semangat Bu... . bagus banget, curhstan bs jadi tulisan . . .
ReplyDeleteSy harus bisa seperti bu Darni
Oke Bu Robi'ah, saling menginspirasi walau dengan tulisan biasa
Deletebanyak orang biasa menjadi luar biasa bund, karena ketekunannya, karena doanya, karena tirakatnya.
ReplyDeleteIya pak, semoga bisa mengikuti jejak mereka
DeleteSelamat ngeblog...
ReplyDeleteTerima kasih, berkat bantuan Bu etik sudah bisa ngeblog
DeleteTerus melangkah, lama-lama pasti sampai ke tujuan...
ReplyDeleteSemangat Bu...pasti bisa...
ReplyDelete