Khusus tulisanku tolong jangan dikoreksi dulu. Siapa juga yang mau ngoreksi sekarang, gumam pembaca. Hmm tulisan ini terinspirasi dari komentar teman yang ingin tulisannya dikoreksi oleh mentor dan teman-teman grup
Kenapa saya tidak ingin tulisannya dikoreksi? Karena aturan kepenulisan akan merampas kebebasan saya untuk mengeksperesikan ide yang terlintas dalam pikiran, dan mengekang jari saya untuk menulis, takut mengulangi kesalahan yang sama
Yang saya lakukan berusaha terus belajar menulis, walaupun yang diceritakan masih cerita biasa, belum ada motivasinya alias tulisannya belum bisa menginspirasi orang lain, tapi minimal bisa memotivasi diri sendiri dulu
Kadang minder nulis setelah baca tulisan teman-teman yang sudah bagus. Tapi kata Pak Dr. Naim tulisan kita tidak akan pernah bagus jika praktik menulis tidak dibiasakan. Saya jadi semangat nulis lagi. Yang sudah pintar nulis pasti jam terbangnya sudah tinggi, nah sepertinya ini yang harus dicontoh bukan minder dan mengeluh
Tulisan mencerminkan kecerdasan seseorang, inilah saya, yang belum ada apa-apanya tapi ingin pintar nulis seperti teman-teman, semoga, amin
Jambi 01 Juni 2020
Teruslah menulis
ReplyDeletePercakapan WA saja jadi inspirasi untuk tema tulisan..
ReplyDeleteLuar biyasyaaahh...
Jangan khawatir bu....terus sj menulis
ReplyDelete