Monday, June 1, 2020

Tolong Jangan dikoreksi Dulu



Khusus tulisanku tolong jangan dikoreksi dulu. Siapa juga yang mau ngoreksi sekarang, gumam pembaca. Hmm tulisan ini terinspirasi dari komentar teman yang ingin tulisannya dikoreksi oleh mentor dan teman-teman grup

Kenapa saya tidak ingin tulisannya dikoreksi? Karena aturan kepenulisan akan merampas kebebasan saya untuk mengeksperesikan ide yang terlintas dalam pikiran, dan mengekang jari saya untuk menulis, takut mengulangi kesalahan yang sama

Yang saya lakukan berusaha terus belajar menulis, walaupun yang diceritakan masih cerita biasa, belum ada motivasinya alias tulisannya belum bisa menginspirasi orang lain, tapi minimal bisa memotivasi diri sendiri dulu

Kadang minder nulis setelah baca tulisan teman-teman yang sudah bagus. Tapi kata Pak Dr. Naim tulisan kita tidak akan pernah bagus jika praktik menulis tidak dibiasakan. Saya jadi semangat nulis lagi. Yang sudah pintar nulis pasti jam terbangnya sudah tinggi, nah sepertinya ini yang harus dicontoh bukan minder dan mengeluh

Tulisan mencerminkan kecerdasan seseorang, inilah saya, yang belum ada apa-apanya tapi ingin pintar nulis seperti teman-teman, semoga, amin

Jambi 01 Juni 2020

3 comments:

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...