Friday, December 25, 2020

Lagi Sombong Banget

Ceritanya tepatnya hari minggu lupa nyatat tanggalnya yang jelas bulan Desember 2020, paginya saya berangkat ke kampus dengan naik mobil umum karena belum punya mobil pribadi, semoga segera terbeli. Saya duduk di sebelah sopir kebetulan belum mendapatkan menumpang satupun

Di perjalanan sopir bercerita tentang bos tambang emas yang mayoritas tidak cukup dengan satu istri, sebab temannya banyak yang berbisnis tambang emas rata-rata memiliki dua istri, dan istri yang kedua rata-rata simpanan. Astaghfirullah, na'uzubillah

Saat sopir terus bercerita saya sampai tidak mendengarkan ada info penting masuk dari WAKET II, sampai di kampus saya cek HP ternyata ada info penting saya diminta menghadap Pak Ketua, ya Allah senang sekali rasanya, teman-teman bilang biasanya jika diminta menghadap pak ketua ada angin syurga biasanya

Saya langsung menuju ruang beliau, karena saya baca info sebenarnya sudah ditunggu dari tadi, sekarang giliran saya yang menunggu karena saya telat menemui beliau, dengan senang hati saya menunggu hingga beliau datang, Pak ketua memberitahukan bahwa saya akan diangkat menjadi dosen tetap. Alhamdulillah senang bukan main-main lagi, terakhir bapaknya bilang selama tiga tahun Darni tidak diberi gaji tetap karena masih uji coba, saya hanya mengiyakan saja, yang penting ada kejelasan saja dulu mengingat saya sudah mengabdi lebih-kurang empat tahun

Selanjutnya saya dipanggil pak TU untuk diminta melengkapi berkas lamaran dosen tetap di antaranya melampirkan CV. Nah di sinilah letak kesombongan saya, cukup percaya diri menuliskan di antara karya tulis adalah buku antologi The Legend Of Blendrang, padahal tulisan saya paling mungil di sana hanya satu halaman, itu kutulis agar dikira keren sudah pernah nulis buku walaupun keroyokan, tapi deretan nama penulis di sana keren-keren lho kecuali saya. Bersyukur sekali bisa ikut nulis tema blendrang kemarin, kalau tidak saya tidak bisa pamer, hi hi hi

Terus pengalaman organisasi dengan percaya diri saya tulis bahwa saya sebagai kepala Madrasah Diniyah Nurul Musthofa, padahal Madrasah tersebut baru dirintis belum diurus izin operasionalnya, sungguh ini kulakakun agar dikira sedikit hebat, padahal aslinya Allahu Robb biasa saja. Semoga harapan segera tercapai hendaknya. Aamiin

2 comments:

  1. selamat bu dosen.... semoga mampu menjalankan tugas dengan lebih baik

    ReplyDelete
  2. Aamiin, terima kasih pak Pri, jadi semangat baca ulang karena dikomen sama pak Prianto. Lg snangnya dipuji puji pak, blm mampu menulis ikhlas

    ReplyDelete

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...