Sunday, April 4, 2021

Terima Kasih Keluargaku Tercinta

Semenjak sibuk mengabdi, saya sering beraktivitas di luar rumah, menitipkan putriku kadang sama umi (adik bungsu), kadang sama neneknya. Sangat merasa bersalah demi pengabdian terpaksa anak dititipkan, sebenarnya hati ini tidak tega. Tidak ingin sebenarnya selalu merepotkan orangtua, sudah saatnya mereka menikmati masa tuanya

Apalah dayaku itu terpaksa kulakukan, yang membuat hatiku sedikit lega ibu pernah bilang, ibu bangga kamu sudah berhasil meraih cita-citamu, ibu siap bantu ngasuh anakmu, ibu tidak percaya ditipkan sama orang lain, takut dengan asuhannya yang tidak sesuai dengan keinginan kita, Alhamdulillah lega rasanya, walaupun masih merasa bersalah

Alhamdulillah nya putriku jika ditinggalkan di rumah sama nenek atau sama umi dia jarang rewel, beda jika saat bersamaku pasti luar biasa pintar dan Sholehah ya 😊
Anak cerdas nan sholehah itu tidak mau diam kecuali tidur 😲

Alhamdulillah, masa-masa ini sangat kunikmati, karena sangat banyak di luar sana yang menginginkan seorang anak, tapi belum memilikinya, semoga siapa saja yang belum memiliki buah hati Allah berikan segera hendaknya, Aamiin ya Robb

Terima kasih yang tak dapat kutulis pada kedua orangtuaku beserta keluarga, jasa-jasa mereka tak pernah bisa kubalas untuk selamanya, semoga Allah meridhoi semua orangtua beserta keluarga kita hendaknya, Aamiin. Ini kok mirip kata pengantar Darni? Biarlah yang penting mau nulis saja dulu 😊

2 comments:

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...