Tuesday, May 26, 2020

Bolehkah Aku Buang Sampah di Sini?

Sudah lama aku absen alias hanya menyimak, sekali muncul bawa sampah, tapi biarlah walaupun tidak layak dikonsumsi publik yang penting aku bisa lega setelah membuang sampah yang ada dalam pikiranku ini

Saat pembagian dana BLT di desa kami suamiku sangat terlibat dalam proses pengurusan bantuan tersebut, mulai dari pendataan hingga pencairan, dikerjakan dengan sebaik mungkin demi tugas. Akupun ikut andil agar sedikit meringankan beban pikiran suami

Setelah bantuan dibagikan kepada pihak yang bersangkutan, satu persatu warga datang kerumah menanyakan kenapa bantuannya tidak merata? Dengan alasan virus Corona tidak kenal kaya dan miskin. Ada juga warga yang meluapkan emosinya dengan mengatakan perangkat desa tidak becus menjalankan tugas, dan banyak luapan emosi lainnya yang kami terima dengan sangat menyesakkan dada

Panas memang mendengarnya, tapi apalah daya kebijakan pemerintahan demikian adanya, hanya yang berhak yang mendapatkan. Aku sudah berusa menjelaskan namun mereka tidak menghiraukan. Mungkin karena masyarakat butuh uang semua sebelum lebaran makanya mereka ngotot minta dibagikan rata

Beginilah sedikit penderitaan kami, warga yang dapat bantuan kami cuma dihadiahi caci maki, cukup sedih lihat suami, dicaci dan dicuekin oleh masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan. Padahal dalam hati pernah berjanji tidak akan membiarkan suami direndahkan oleh siapapun, sekarang hanya bisa berusaha menghibur hati suami. Semoga berhasil. Tulisannya sangat kacau seperti sampah. Mohon maaf semuanya.

Jambi 27 Mei 2020

13 comments:

  1. Yang sabar akan menang, menarik untuk di daur ulang.mafff

    ReplyDelete
  2. Sampah yang bermanfaat Bund... Saya yakin panjenengan sabar menghadapi warna warni masyarakat, dimana-mana ada saja anggota masyarakat terlihat mampu secara ekonomi tp merasa kurang mampu kemungkinan karena keadaan, atau kungkinan jg ya memang pinginnya dianggap kurang mampu. Perlu pendidikan kona'ah he he. (Maaf, penting komen)

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. Alhamdulillah, ada yg berbaik hati membantu saya pak

      Delete
  4. Saya tdk bisa mmbayangkan jika si bapak perangkat desa yang perjuangannyabsama dg perjuangan suami ibu, tapi ia belum punya istri. Alangkah sedih nya. Pasti sedih nya bertubi2 karena tdk ada yg membantu dan tdk ada yang menghibur hatinya.

    ReplyDelete

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...