Thursday, January 14, 2021

Belajar Berniaga Kepada Allah

Akhir tahun 2020 anugrah luar biasa Allah titipkan padaku, hari rabu tanggal 30 Desember 2020 saya ditelpon oleh pak Firdaus Zuhri yang menjabat sebagai waket II beliau menyampaikan bahwa saya harus datang kerumah pak Toiyibi Ketua  STAI SMQ Bangko hari kamis tanggal 31 Desember 2020 untuk menjemput SK dosen tetap, karena hari kamis kampus libur. Alhamdulillah, Bersyukur tak terhingga setelah mendengar informasi tersebut

Esok paginya saya langsung kerumah pak Ketua, tentunya diantar oleh adik saya M. Azman yang selalu siap membantu saya dalam setiap proses perjuangan. Sampai di sana kami disambut dengan baik dan dihidangkan jamuan, saat kami menikmati hidangan pak ketua menyuguhkan map warna hijau yang berisi SK dosen tetap, saya melihat ada nama saya di sana, ya Allah bahagianya. Cukup lama kami bercerita tentang keluarga, selanjutnya kami izin pamit pulang

Saat di rumah beliau pak ketua bilang hari senin tanggal 4 Januari 2020 saya harus ke Bangko lagi untuk mengurus KIR dokter dan surat keterangan bebas narkoba di rumah sakit Kol Abunjani Bangko untuk mengurus persyaratan NIDN. Ya Allah saya diberikan nikmat yang luar biasa bertubi-tubi, Alhamdulillah. Saya jadi ingat sebuah tulisan di grup MM/Meluas manfaat, menerornya mas Ippho Santosa, sebuah tulisan yang saya ingat saat itu adalah "Jika kita berniaga kepada Allah, kita tidak akan pernah rugi" apapun itu yang penting bermanfaat untuk orang lain

Saya jadi ingat baru-baru ini saya dan kawan-kawan merintis madrasah Diniyah yang berlokasi di dusun Sungai Lempur tercinta, niat kami memang untuk kemajuan anak-anak untuk kedepannya. Bermacam kegiatan kami laksanakan demi memotivasi anak-anak untuk terus mau belajar, kami sebagai guru tak menerima gaji sepeserpun. Tidak bayar saja masih ada yang tidak mau belajar apalagi bayar. Namun kami tetap ikhlas mengabdi untuk masa depan anak-anak

Mungkinkah ini yang dimaksud dengan berniaga dengan Allah tidak akan pernah rugi? Batin saya menjawab tanpa ragu, iya benar ini jawabannya, kami tak pernah menyerah mengajar walau tak dibayar, yang penting mereka mau terus belajar. Alhamdulillah Allah balas dengan dikeluarkannya SK dosen tetap atas nama saya, dilanjut lagi ngurus NIDN. Alhamdulillah

2 comments:

  1. Salut perjuangannya bu. Tetap semangat...

    ReplyDelete
  2. Terima kasih pak Pri. Bapak sangat hebat bukan saja mampu memotivasi diri sendiri, tp jg menginspirasi orang lain

    ReplyDelete

Sedih Dan Bersyukur

Jum'at 26 November 2021 Khodijah diasuh sama ayah di rumah nenek Seringat, karena setiap hari jum'at dan rabu Bunda pergi ke kampus ...